SELAMAT DATANG DI BLOG PUSKESMAS WANASARI DINKES KAB. BEKASI

Jumat, 19 Agustus 2011

SISTEM SKORING DIAGNOSIS TUBERKULOSIS ANAK

Oleh : dr. Erni Herdiani

Dalam mendiagnosa TB pada anak, tidak hanya dengan menggunakan foto rontgen saja , tetapi dengan menggunakan sistem skoring seperti di bawah ini. Over Diagnosa TB pada anak hanya dengan berdasarkan Rotngen, akan merugikan pasien dikarenakan obat TB yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama dapat berefek samping pada organ tubuh hati dan ginjal terutama lagi apabila ternyata diagnosanya bukanlah TBC tetapi penyakit lain yang tidak membutuhkan obat TBC.

Dan yang harus diwaspadai bila mendapatkan anak dengan TBC adalah kemungkinan besar terdapat seseorang dewasa yang merupakan sumber penularan dengan BTA positif yaitu terdapat kuman Mycobacterium Tuberculosa dalam dahaknya. Dikarenakan seorang anak (usia 14 tahun ke bawah) tidak merupakan sumber penularan. Yang dapat menularkan hanya orang dewasa. Bila di sekitar anak yang skor TBC nya positif, sebaiknya dicari orang dewasa dengan gejala batuk berdahak lebih dari 2 minggu untuk segera diperiksakan ke Puskesmas.


                    Sistem Skoring Diagnosa TBC Anak


Parameter

0
1
2
3
Kontak TB

Tidak jelas
Laporan keluarga,
BTA (-) atau tidak tahu
Kavitas (+) BTA tidak jelas
BTA (+)
Uji Tuberkulin
Negatif


Positif
Status Gizi

BB/TB < 90% atau
BB/U < 80 %
Klinis gizi buruk atau BB/TB< 70 % atau BB/U < 60%

Demam tanpa sebab jelas

> 2 minggu


Batuk

> 3 minggu


Pembesaran kelenjar limfe leher,aksila,inguinal

> 1 cm, jumlah > 1 tidak nyeri


Pembengkakan tulang/sendi panggul,lutut,falang

Ada pembengkakan


Foto
Normal/tidak jelas
·         Infiltrat
·         Pembesaran kelenjar
·         Konsolidasi segmental/lobar
·         Ateletaksis
·         Kalsifikasi + infiltrat
·         Pembesaran kelenjar + infiltrat

Catatan  :
·         Kategori anak adalah usia < 14 tahun
·         Diagnosis dengan system scoring ditegakkan oleh dokter
·         Jika dijumpai scrofuloderma langsung didiagnosis TB
·         Berat badan dinilai saat datang
·         Demam dan batuk tidak ada respons terhadap terapi sesuai baku
·         Foto rontgen bukan alat diagnosis utama pada TB anak
·         Semua anak dengan reaksi cepat BCG harus dievaluasi dengan system scoring TB anak
·         Didiagnosis TB jika jumlah skor > 6 (skor maksimal 14). Cut off point ini masih bersifat tentative/sementara, nilai definitive menunggu hasil penelitian yang sedang dikerjakan.
·         Bila skor 5 dan anak < 5 th dengan dugaan yang kuat, rujuk ke RS
·         Pemberian profilaksis INH bila kontak BTA (+) dg skor < 6


Sumber                  : Pedoman Nasional Tuberkulosis Anak, UKK Pulmonologi PP IDAI 2005


                




0 komentar:

Posting Komentar